Pemkab Pamekasan- Luar biasa, itulah kata yang layak disematkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang telah melakukan inovasi dalam setiap program di organisasiperangkat daerah (OPD).

Pasalnya, program strategi pengembangan sapi Madura bibit secara simultan (sang sultan) yang dimotori dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) masuk 45 program inovasi pelayanan publik top nasional berdasarkan penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Selasa (21/11/2023).

Penghargaan tersebutditerima langsung oleh Pj Bupati Pamekasan, Masrukin didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Nurul Widiastuti, serta sejumlah pejabat lain di lingkungan Pemkab Pamekasan di Hotel Bidakara Jakarta.

“Ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan pelayanan peternakan dan mutu genetik sapi Madura. Bukan hanya sebatas komoditas unggulan” ujar Kepala Bidang Produksi Peternakan DKPP Pamekasan, Indah Kurnia.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan reward dari sebuah konsistensi tentang program pengembangan sapi Madura sebelumnya. Mulai program instan 1 saka (inseminasi buatan 1 tahun 1 kelahiran pada sapi), tim bunting, dan seleksi bibit sapi Madura.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setdakab Pamekasan, Syaiful menyampaikan, penghargaan itu merupakan hasil kerja keras dari inovasi program OPD yang mampu bersaing di tingkat nasional. Tentu hal tersebut hasil kerja tim yang solid, dan kompetitif.

“Penghargaan ini bukan hanya seremonial, melainkan bukti bahwa Pamekasan semakin hebat dan patut diperhitungkan di tingkat nasional” pungkasnya.

Program Sang Sultan Pemkab Pamekasan Masuk Top 45 Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *